Penulis: Rena Dwi Astuti
Film Snow White resmi tayang di bioskop di seluruh dunia. Film Snow White ini adalah sebuah live-action dari animasi putri salju yang dirilis oleh Disney pada 1937 lalu. Film ini dibintangi oleh Rachel Zegler dan Gal Gadot.
Sebelum film Snow White resmi mengudara di seluruh bioskop, film ini telah menuai banyak sorotan dari netizen di media sosial. Utamanya soal pemeran Snow White, yang diperankan oleh Rachel Zegler.
Zegler yang merupakan seorang Latina menjadi pertanyaan besar bagi penggemar Disney, tentang bagaimana mereka bisa memilih Zegler untuk memerankan Snow White yang merupakan seorang wanita berkulit putih.
Namun, pertanyaan tentang rasial ini sebenarnya hanya awal mula dari banyaknya kontroversi terkait film ini saja. Ketika mendekati penayangan film Snow White, banyak kontroversi lain yang muncul. Salah satunya adalah isu politik dan kemanusiaan yang melibatkan tokoh utama mereka, Rachel Zegler dan Gal Gadot.
Kontroversi Timbul Akibat Cuitan Gal Gadot
Kontoversi yang melibatkan film Snow White ini pertama kali muncul dikarenakan cuitan Gal Gadot di platform X. Di mana ia menyerukan sikap pro-Israel terkait dengan konflik Israel-Palestina.
Sebenarnya, pembicaraan panas terkait film Snow White hampir mereda ketika memasuki tahun 2024. Namun, cuitan Gal Gadot membuat kontroversi panas tentang film ini kembali timbul.
Menyusul serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan 1.200 warga Israel dan menyandera 251 orang, Gal Gadot mengatakan bahwa “dunia telah mengecewakan para wanita pada 7 Oktober,” dan menyebut serangan itu sebagai keadaan darurat yang menuntut respon tegas.

Menurut Al Jazeera, sejak serangan Hamas pada 7 Oktober, militer Israel sendiri telah menewaskan sedikitnya 48.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 112.000 orang lainnya, termasuk wanita dan anak-anak. Minggu sebelumnya, gelombang baru pengeboman di Gaza bahkan telah menewaskan sekitar 400 warga Palestina.
Setelah trailer Snow White rilis pada Agustus 2024 itu, seorang anggota Kampanye Palestina dari he Academic and Cultural Boycott of Israel menyerukan untuk memboikot film tersebut. Hal itu dikarenakan Gal Gadot mendukung tindakan militer Israel. Anggota kampanye itu bahkan mengatakan semua film Gal Gadot dapat diboikot karena ia secara langsung mewakili Israel melakukan genosida.
Di sisi lain, Rachel Zegler tampaknya berada di jalan yang berbeda dengan Gal Gadot. Zegler menyatakan ia pro-Palestina. Ia bahkan mencuit bahwa ia secara terbuka menyatakan sikap pro-Palestina sejak 2021. Cuitan itu ia unggah pada Mei 2024.
Bertepatan dengan perilisan trailer film Snow White pada Agustus 2024, Zegler juga mengunggah trailer tersebut dalam akun X pribadinya, sambil menulis: “dan selalu ingat, bebaskan Palestina”.
Pada Maret 2025, waktu perilisan film Snow White, Gal Gadot secara terbuka mengatakan ia membela advokasinya terhadap Israel, dalam sebuah wawancara dengan Variety ketika menghadiri Hollywood Walk of Fame 2025.
Buntut dari pernyataan ini, bintang Gal Gadot pada Hollywood Walk of Fame 2025 dihancurkan oleh protestan anti-Israel. Mereka bahkan mengadakan demo di tengah acara Hollywood Walk of Fame 2025. Tak hanya itu, seruan untuk memboikot Gal Gadot, termasuk film Snow White makin menguat di media sosial.
Zegler Juga Berkontribusi Menambah Kontroversi
Tidak hanya Gal Gadot yang jadi ‘biang kerok’ kontroversi yang membuat film Snow White mendapat seruan untuk di boikot oleh netizen. Rachel Zegler sebagai pemeran Snow White itu sendiri juga berkontribusi dengan ribut-ribut yang menyelimuti suasana penayangan film ini.
Hal ini bermula pada November 2024. Di mana Zegler mengkritik terpilihnya kembali Donald Trump sebagai presiden AS lewat akun Instagram pribadinya. Ia menulis “Semoga pendukung Trump, pemilih Trump, dan Trump sendiri tidak pernah mengenal kedamaian”.
Pernyataan ini sontak memicu kemarahan kaum konservatif di sana. Kelompok Make America Great Again (MAGA) bahkan menyerukan boikot untuk film Snow White akibat pernyataan Zegler tersebut. Bahkan, mereka menuntut Disney untuk memecat Zegler dari proyek Snow White.

Tak lama kemudian, Zegler meminta maaf melalui Instagram miliknya. Ia mengatakan bahwa amarah menguasai dirinya. Meskipun demikian, banyak rakyat Amerika yang terlanjur sakit hati dengan pernyataan Zegler.
Buntut dari rentetan kontroversi ini, baik dari Gal Gadot maupun Zegler, Disney pada akhirnya memutuskan untuk mengurangi penayangan perdana film Snow White.
Tidak hanya itu, efek domino kontroversi sebelum film Snow White resmi tayang di bioskop berlanjut hingga saat ini. Tayang pada 21 Maret, Snow White dikabarkan menjadi film Disney paling bikin rugi. Snow White bahkan hanya mendapat rating 1,6 di IMDB. (*)